Daerah  

Diskominfo Perss Sulbar Jalankan Program Senter KIM di Rantedoda

Kepala Dinas KominfoPers Sulbar
Kepala Dinas KominfoPers Sulbar Mustari Mula saat mendampingi Ketua DPRD Sulbar St. Suraidah Suhardi

SOROTMAMMIS.COM-MAMUJU, Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Sulbar (Kominfopers) kembali menjalankan Program Lapangan Sekolah internet Komunitas Informasi Publik (Senter KIM), kali ini lokusnya di Desa Rantedoda Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju, Senin, 14 Agustus 2023

Kepala Dinas KominfoPers Sulbar Mustari Mula menjelaskan, program Senter KIM sebagai wujud literasi digital dengan tujuan mendorong masyarakat cakap berdigital. 

Baca Juga  Sinergi BWSS V, Pemprov, dan Pemkab Mateng Sukses Tuntaskan Santunan Lahan Proyek Strategis Bendungan Budong-Budong

“Aman berdigitial, terampil dalam berdigital, dan memenuhi etika dalam berdigital,” kata Mustari.

Pelaksanaan senter KIM ini melibatkan seluruh komunitas kelompok informasi masyarakat di antaranya, Kelompok PKK, Kelompok Dasawisma, Kelompok Karang taruna, Remaja masjid, dan Kelompok tani.

Diharapkan melalui program tersebut masyarakat juga dapat mengebangkan usaha dan meningkatkan pendapatan. Untuk itu melalui program Senter KIM juga mengedukasi masyarakat dalam menangkap peluang ekonomi digital. 

Baca Juga  Hari Terakhir, Tim Pemantau Sasar 7 OPP dalam Pemantauan Langsung Kesiapan PEKPPP Mandiri 2026

Menurut Mustari, pemanfaatan ekonomi digital juga menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat serta berkontribusi dalam menekan maslaah kemiskinan, mencegah Stunting, Anak Putus Sekolah, Perkawinan Anak dan Inflasi. 

Baca Juga  Jemput Bola: DKPPKB Sulbar Hadirkan Layanan CKG di Tengah Nobar Piala Dunia dan Festival UMKM di Jalan Arteri

Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Siti Suraidah Suhardi mengapresiasi kegiatan yang di laksanakan DiskominfoPetlrs Sulbar. Melalui senter KIM juga menjadi sumber informasi bagi masyarakat mengetahui permasalahan yang dihadapi Sulbar. 

“Saya berharap program ini menjadi program andalan dinas kominfo” beber Siti Suraidah Suhardi. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *