Messi Dikeroyok Sekelompok Orang di Malunda, Begini Penjelasan Kapolsek Antonius

Messi dikeroyok malunda
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: pixabay)

MAJENE, Seorang remaja bernama Muhammad Ridwan, yang akrab disapa Messi, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di Kota Malunda, Kabupaten Majene, Sabtu malam (7/2/2026). Akibat kejadian tersebut, korban harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Malunda.

Peristiwa bermula saat korban usai melaksanakan salat Magrib diminta oleh orang tuanya untuk membeli sayur dan tahu isi di Kota Malunda. Muhammad Ridwan kemudian berangkat bersama dua orang rekannya.

Namun, saat hendak membeli tahu isi di depan salah satu gerai Indomaret Kota Malunda, korban tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang tak dikenal. Pengeroyokan tersebut terjadi secara mendadak sehingga korban tidak sempat menghindar.

Baca Juga  Tak Terima Ditegur, Pengemudi Cayla di Makassar Tantang Duel Anggota Komcad

Akibat kejadian itu, Muhammad Ridwan mengalami luka di bagian kepala, tepatnya di pelipis, serta luka di bagian lutut. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Malunda untuk mendapatkan penanganan medis.

Pasca kejadian, pihak keamanan setempat bergerak cepat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan telah kondusif.

Baca Juga  Ngeri…! Oknum ASN Dinsos Majene Terbukti Melakukan Pelecehan Seksual

Kapolsek Malunda, Antonius, menyampaikan bahwa penanganan kasus ini sepenuhnya telah diserahkan kepada pihak kepolisian. Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana,” ujar Antonius.

Diketahui, orang tua korban telah secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Malunda dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

Baca Juga  Begini Kronologi Peristiwa Berdarah di Desa Onang. Ada Kaitannya dengan Pilkada?

Kapolsek Malunda juga menegaskan bahwa korban merupakan anak di bawah umur, sehingga pihak kepolisian turut memberikan edukasi dan imbauan kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari.

Saat ini, kasus pengeroyokan tersebut masih dalam penanganan Polsek Malunda dan tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *