Daerah  

DKPPKB Sulbar Lakukan Supervisi dan Akselerasi Sulbar Sehat di Puskesmas Bambalamotu

DKPPKB Sulbar Lakukan Supervisi dan Akselerasi Sulbar Sehat di Puskesmas Bambalamotu

PASANGKAYU- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melakukan Supervisi dan Akselerasi Program Prioritas Kesehatan Daerah (Sulbar Sehat) di Kabupaten Pasangkayu, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan dipusatkan di Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu dan Puskesmas Bambalamotu sebagai salah satu lokus pelaksanaan program Sulbar Sehat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam memperkuat implementasi Quick Wins Sulbar Sehat.

Dalam kegiatan tersebut hadir Plt. Kasubag Keuangan dan Aset DKPPKB Sulawesi Barat, Rendi Rivaldy, serta Muh. Saleh, Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, bersama jajaran tim DKPPKB Sulbar.

Baca Juga  Data PAD Jadi Perhatian, Bapenda Sulbar Perkuat Koordinasi Pengelolaan Pendapatan dengan BPK

Supervisi dan akselerasi dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan indikator-indikator prioritas Sulbar Sehat sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi di tingkat pelayanan kesehatan primer.

Program Sulbar Sehat memiliki sejumlah indikator yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan, mulai dari kesehatan remaja putri, ibu hamil, balita, imunisasi, sanitasi, persalinan di fasilitas kesehatan, hingga penyakit menular dan pembiayaan kesehatan.

Di antaranya adalah skrining anemia dan konsumsi Tablet Tambah Darah bagi remaja putri, pelayanan ibu hamil, pemantauan pertumbuhan balita, pemberian ASI eksklusif, pemenuhan MP-ASI, penanganan masalah gizi, imunisasi lengkap, persalinan di fasilitas kesehatan, penemuan dan keberhasilan pengobatan TBC, Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta kepesertaan JKN aktif.

Baca Juga  Dinsos P3A dan PMD Sulbar Siapkan Uji Petik Lapangan BPK, Perkuat Akuntabilitas Bansos

Muh. Saleh mengatakan, supervisi tidak hanya diarahkan untuk melihat capaian indikator, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan Puskesmas.

“Sulbar Sehat harus diterjemahkan menjadi kerja bersama di lapangan. Kita ingin melihat apa yang sudah berjalan, apa yang masih menjadi kendala, kemudian bersama-sama mencari solusi agar capaian indikator dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Rendi Rivaldy menekankan pentingnya dukungan tata kelola dan pengelolaan sumber daya dalam memastikan pelaksanaan program prioritas kesehatan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga  Tingkatkan Indeks RB, Biro Organisasi Setda Sulbar Gelar Pendampingan Pengisian Instrumen Penilaian Zona Integritas

Puskesmas Bambalamotu sebagai salah satu lokus menjadi bagian penting dalam memastikan program Sulbar Sehat benar-benar dirasakan masyarakat.

Melalui kegiatan supervisi, tim DKPPKB Sulbar mendorong penguatan peran tenaga kesehatan dalam melakukan pemantauan, pencatatan, tindak lanjut dan koordinasi terhadap berbagai indikator prioritas kesehatan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen DKPPKB Sulbar dalam mendukung Visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” serta Quick Wins Sulbar Sehat.

Dari Puskesmas, Sulbar Sehat diwujudkan. Dari pelayanan yang kuat, lahir masyarakat yang sehat menuju Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *