Catatan kecil Kadisbudpar Majene pada Lomba Segitiga Sandeq Petarung Sejati di Pantai Labuang

MAJENE, Bagi orang Mandar, SANDEQ bukan sekadar perahu. tapi Dia adalah :
pertama, Sandeq adalah nadi kehidupan, identitas & harga diri. Sandeq bentuknya sederhana, ramping, runcing hingga elegan lawan gelombang seolah mengajarkan kesederhanaan dan pantang menyerah

kedua, guru kehidupan. Sandeq paling tidak mengajarkan 3 hal:

1) Kesabaran : menunggu angin pas, menunggu musim. tidak bisa memaksa laut, manusia butuh kesabaran

2) Kerja sama : melayarkan Sandeq kru harus kuat kerjasama antara Punggawa dan Sawi

3) Tawakal alallah. Sandeq mengajarkan untuk tidak berlaga angkuh dan menjaga tutur kata dan tindakan yang menyinggung alam, semua berlangsung atas kudrat ilahi sbgmn QS. Al-Jasiyah 12 :


ٱللَّهُ ٱلَّذِى سَخَّرَ لَكُمُ ٱلْبَحْرَ لِتَجْرِىَ ٱلْفُلْكُ فِيهِ بِأَمْرِهِۦ وَلِتَبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Baca Juga  Kadisbudpar Majene Apresiasi Pelaksanaan Arena Petarung Sejati Sandeq Segitiga

artinya: Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia -Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur.

ketiga, Ekonomi & Peradaban
Dulu sebelum ada kapal besar, Sandeq lah yang menjadi sarana transportasi dari Mandar ke Makassar, Jawa, Kalimantan, Maluku, Timor, bahkan ke luar negeri seperti Malaysia, Singapura dan Australia membawa hasil bumi: kopra, cengkeh, ikan asin. Pulang bawa garam, kain, rempah. Jadi Sandeq itu toko berjalan, sekolah, masjid terapung, di atasnya orang dagang, ngaji, dan cerita nilai dan norma

Baca Juga  Kadisbudpar Majene Ajak Wisatawan ke Majene: Besok Tersaji 2 Event Besar

keempat, Nilai Filosofinya yang mendalam, dapat dilihat :

1) Layar segitiga mengandung 3 makna simbol yakni Tuhan, Manusia dan Alam yang harus dijaga keharmonisan

2) Cadik kiri kanan mengandung makna simbol keseimbangan dan saling mengingatkan agar tidak oleng

3) Nama sebagai doa : Tiap Sandeq punya nama yang mengandung doa dan harapan

kelima, Sandeq di erasekarang. Dulu Sandeq dipakai untuk mencari nafkah yakni menangkap ikan dan sebagai alat transportasi namun di kekinian Sandeq paling tidak perannya adalah :

1) Warisan Budaya : Sandeq sebagai Warisan Budaya Tak Benda. yang menjadi kebanggaan bangsa sebagai pewaris budaya bahari yang tangguh.

2) menjadi atraksi wisata (Sandeq Race, Sandeq Silumba, Lomba Segitiga) bahkan menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) Kemenpar RI

Baca Juga  Kembangkan Sektor Pariwisata, Disbudpar Majene Jalin Kerjasama dengan UT

3) Wisata Edukasi dan Pemajuan kebudayaan bahari : Dinas Budpar Majene bekerjasama BPK Kemenpar RI menggagas program tahunan yakni STUDENT ON SANDEQ (SOS). program ini mengenalkan Sandeq kepada pelajar dan mahasiswa, mulai dari pengenalan fisik, pemahaman filosofi, hingga praktek melayarkan Perahu Sandeq sebagai bagian dari upaya pelestarian

Jadi, Sandeq sudah menyatu dalam darah dan menjadi nilai bagi orang Mandar, Sandeq mengajarkan tentang laut, tentang Tuhan, tentang cara hidup.

terima.kasih kepada semua pihak yang masih menjaga dan melestarikan Sandeq sebagai entitas Budaya bahari orang Mandar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *