Mamuju  

Sambut HUT Mamuju ke-486, Pesta Nelayan “Eco-fun Day” di Sumare Akan Banjir Bantuan dan Layanan Gratis

MAMUJU – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mamuju ke-486, Pemerintah Kabupaten Mamuju bersama para pemangku kepentingan (stakeholders) bersiap menggelar pesta rakyat pesisir bertajuk Pesta Nelayan: “Eco-Fun Day for Mamuju”.

Acara kolosal ini akan dipusatkan di Kompleks Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sumare pada Sabtu, 18 Juli 2026, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA.

Kegiatan ini didesain sebagai bentuk kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat pesisir, dengan menghadirkan integrasi pelayanan publik yang lengkap di satu lokasi. Nelayan dan pelaku UMKM pesisir yang hadir dapat menikmati berbagai fasilitas layanan gratis.

Baca Juga  Sinergi Hebat Pemkab Mamuju dan Bank Indonesia Sukseskan Madrasah Fair 2026, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Berkelanjutan

Mulai dari pemeriksaan dan pengobatan kesehatan, pembuatan Kartu Nelayan (KUSUKA), pengurusan SIM dan Identitas Kependudukan Digital (IKD), pendaftaran Hak Merek & Paten bagi UMKM, hingga Pasar Murah yang menyediakan kebutuhan sembako dengan harga terjangkau. Tidak ketinggalan, Pojok Perbankan juga hadir memfasilitasi akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca Juga  Lempar Air Gelas, Cara Warga Padamkan Api Kebakaran di Topore

Momen ini juga akan diwarnai penyerahan bantuan sarana produktivitas secara simbolis, meliputi 40 unit mesin dalam dan alat tangkap bagi 70 nelayan, penyerahan bantuan Pokir DPRD, serta penyerahan santunan jaminan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada 10 ahli waris/penerima dengan nilai masing-masing sebesar Rp 40 Juta.

Selain urusan pelayanan, “Eco-Fun Day” dipastikan berlangsung meriah dengan adanya aksi peduli lingkungan melalui penanaman mangrove, Pencanangan Gerakan Masyarakat Makan Ikan (GEMARIKAN) yang dirangkaikan dengan makan ikan bersama, panggung hiburan musik, serta pembagian ratusan doorprize menarik.

Baca Juga  Hangat dan Khidmat, Bupati Mamuju Pererat Silaturahmi Lewat Safari Ramadan di Tapalang

Di tempat terpisah, panitia pelaksana menegaskan bahwa ajang ini terbuka untuk seluruh nelayan se-Kabupaten Mamuju.

Masyarakat yang datang diharapkan dapat mengenakan seragam kelompok ataupun pakaian rapi bebas pantas demi membangun nuansa kebersamaan dan kekeluargaan yang erat di bumi Manakarra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *