MAJENE — Kondisi angin di wilayah pesisir pantai Banua Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Sabtu (26/9/2026) diprakirakan mengalami perubahan arah dari pagi hingga malam hari.
Mengacu pada prakiraan cuaca maritim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk perairan Majene, angin pada Sabtu pagi diperkirakan bertiup dari arah barat dengan kecepatan sekitar 6 knot atau sekitar 11 kilometer per jam.
Pada pukul 06.00 WITA, angin dari barat diprakirakan berada di kisaran 6 knot dengan hembusan maksimum sekitar 17 knot. Kondisi serupa masih berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA, dengan kecepatan angin sekitar 6 knot dan hembusan hingga 16 knot.
Memasuki siang hari, arah angin diprakirakan bergeser menjadi selatan. Pada pukul 12.00 hingga 15.00 WITA, kecepatan angin diperkirakan sekitar 5 knot atau 9 kilometer per jam, dengan hembusan maksimum sekitar 11 knot.
Perubahan kembali terjadi pada sore hingga malam hari. Sekitar pukul 18.00 WITA, angin diprakirakan bertiup dari timur dengan kecepatan sekitar 12 knot atau 22 kilometer per jam. Kecepatan hembusannya dapat mencapai sekitar 20 knot.
Pada pukul 21.00 WITA, angin dari timur diprakirakan tetap sekitar 12 knot, sementara hembusan maksimum dapat mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam.
Dengan pola tersebut, masyarakat pesisir Sendana, khususnya nelayan dan pengguna perahu kecil, perlu memperhatikan perubahan arah serta peningkatan hembusan angin pada malam hari.
BMKG juga memprakirakan kondisi gelombang di perairan Majene pada Sabtu berada pada kategori rendah, dengan ketinggian sekitar 0,4–1,1 meter sepanjang periode pagi hingga malam.
Perlu dicatat, data tersebut merupakan prakiraan perairan Majene, sehingga kondisi angin di daratan Kecamatan Sendana dapat berbeda akibat pengaruh topografi dan kondisi lokal. Masyarakat disarankan tetap memantau pembaruan prakiraan BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut maupun pesisir.












