Sandeq Silumba 2026, Begini Kecepatan Angin di Pantai Banua Sendana Besok saat Star Sandeq Marathon

Pantai banua sendana
Salah satu peserta sandeq silumba 2026, sandeq sulbar 99.

MAJENE — Kondisi angin di wilayah pesisir pantai Banua Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Sabtu (26/9/2026) diprakirakan mengalami perubahan arah dari pagi hingga malam hari.

Mengacu pada prakiraan cuaca maritim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk perairan Majene, angin pada Sabtu pagi diperkirakan bertiup dari arah barat dengan kecepatan sekitar 6 knot atau sekitar 11 kilometer per jam.

Pada pukul 06.00 WITA, angin dari barat diprakirakan berada di kisaran 6 knot dengan hembusan maksimum sekitar 17 knot. Kondisi serupa masih berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA, dengan kecepatan angin sekitar 6 knot dan hembusan hingga 16 knot.

Baca Juga  Putra Kec.Kalukku Membawa Pulang Medali Emas Mengharumkan Nama Baik Sulawesi Barat.

Memasuki siang hari, arah angin diprakirakan bergeser menjadi selatan. Pada pukul 12.00 hingga 15.00 WITA, kecepatan angin diperkirakan sekitar 5 knot atau 9 kilometer per jam, dengan hembusan maksimum sekitar 11 knot.

Perubahan kembali terjadi pada sore hingga malam hari. Sekitar pukul 18.00 WITA, angin diprakirakan bertiup dari timur dengan kecepatan sekitar 12 knot atau 22 kilometer per jam. Kecepatan hembusannya dapat mencapai sekitar 20 knot.

Baca Juga  Ratusan Masyarakat Nobar U-23 Menutupi Jalan Hotel White House Lipu

Pada pukul 21.00 WITA, angin dari timur diprakirakan tetap sekitar 12 knot, sementara hembusan maksimum dapat mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam.

Dengan pola tersebut, masyarakat pesisir Sendana, khususnya nelayan dan pengguna perahu kecil, perlu memperhatikan perubahan arah serta peningkatan hembusan angin pada malam hari.

Baca Juga  Atlet Sulbar Raih Medali Emas dan Perunggu di Kejurnas Karate 2023 di Kupang

BMKG juga memprakirakan kondisi gelombang di perairan Majene pada Sabtu berada pada kategori rendah, dengan ketinggian sekitar 0,4–1,1 meter sepanjang periode pagi hingga malam.

Perlu dicatat, data tersebut merupakan prakiraan perairan Majene, sehingga kondisi angin di daratan Kecamatan Sendana dapat berbeda akibat pengaruh topografi dan kondisi lokal. Masyarakat disarankan tetap memantau pembaruan prakiraan BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut maupun pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *