Daerah  

Kualitas Udara Mamuju Berada pada Kategori Sedang, DLHK Sulbar Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

Mamuju – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat menginformasikan kondisi kualitas udara di Kota Mamuju pada Kamis (29/10/2026) berdasarkan data IQAir. Kualitas udara tercatat berada pada kategori sedang dengan indeks kualitas udara Amerika Serikat (US AQI) sebesar 61 dan konsentrasi partikulat halus PM2.5 sebesar 14,5 µg/m³.

Kategori sedang menunjukkan bahwa kualitas udara secara umum masih dapat diterima. Namun, kelompok masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatannya, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan gangguan pernapasan.

Baca Juga  DKPPKB Sulbar Perkuat Kolaborasi Layanan TBC melalui Pertemuan Monitoring dan Evaluasi PPM

PM2.5 merupakan partikulat halus berukuran sekitar 2,5 mikrometer atau lebih kecil yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Paparan partikel ini berpotensi menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan, serta memperburuk kondisi kesehatan, khususnya pada kelompok rentan.

Menanggapi kondisi tersebut, DLHK Sulbar mengimbau masyarakat untuk menerapkan langkah pencegahan dalam aktivitas sehari-hari. Masyarakat disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan sesuai kondisi, memperbanyak minum air putih, serta menutup jendela ketika kondisi udara di luar memburuk. Kelompok rentan juga perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara menurun atau muncul gejala gangguan pernapasan.

Baca Juga  Komitmen Transparansi, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Sambut Pemeriksaan Aset oleh BPK RI

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memperhatikan informasi kualitas udara dan menjaga kesehatan dalam beraktivitas. Meskipun kualitas udara di Mamuju berada pada kategori sedang, kelompok sensitif tetap perlu berhati-hati dan melakukan langkah pencegahan sesuai kondisi,” demikian imbauan DLHK Sulbar.

Baca Juga  Bapperida Sulbar Gandeng Bappenas Susun Strategi Pengembangan Kakao dan Kopi Bernilai Tambah

Pemantauan informasi kualitas udara menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan potensi dampaknya bagi kesehatan. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan informasi tersebut sebagai pertimbangan dalam merencanakan aktivitas sehari-hari.

DLHK Sulbar terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Barat, sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *