MAMUJU – Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan Tim Pengawas Kearsipan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulbar pada Senin-Selasa (21-22 Juli 2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari audit kearsipan internal guna memastikan pengelolaan dokumen negara berjalan sesuai regulasi kaidah kearsipan.
Kegiatan ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Arsiparis Ahli Muda Biro Organisasi Setda Sulbar, Rusli Muhallik, menerima langsung tim pengawas yang dipimpin oleh Daniel Tiranda selaku Ketua Tim, dengan didampingi Arsiparis Ahli Muda Jusnaini serta Arsiparis Ahli Pertama Nuraeni.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan implementasi nyata dari amanat Pasal 3 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Rusli Muhallik menjelaskan bahwa pengawasan ini bertujuan menjamin penciptaan dan pengelolaan arsip di lingkungan Biro Organisasi agar selalu mematuhi regulasi kearsipan.
“Pengawasan kearsipan ini sangat penting untuk memastikan seluruh penyelenggaraan proses kearsipan khususnya di Biro Organisasi, terlaksana sesuai kaidah kearsipan yang benar,” ujar Rusli.
Ia menambahkan, evaluasi berkala ini mampu memotivasi para pengelola arsip untuk bekerja lebih optimal. Selain itu, hasil audit ini dapat menjadi acuan strategis bagi pemangku kebijakan dalam melengkapi sarana dan prasarana penunjang kearsipan di setiap perangkat daerah.
Ada yang berbeda pada tata cara pengawasan tahun ini. Ketua Tim Pengawasan, Daniel Tiranda, mengungkapkan bahwa Pengawasan Kearsipan Internal Tahun 2026 kini menerapkan metode audit digital terintegrasi.
“Setiap perangkat daerah sekarang dibolehkan melakukan input mandiri menggunakan instrumen Formulir Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) 2026,” terang Daniel.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, Daniel memberikan apresiasi besar kepada Biro Organisasi Setda Sulbar. Ia mencatat adanya peningkatan performa dan grafik yang signifikan dibanding capaian tahun lalu.
“Setelah melihat langsung pelaksanaan di lapangan dan memverifikasi bukti fisik (evidence) yang tersedia, terdapat tren positif yang sangat baik. Kami berharap pencapaian ini dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan di masa mendatang,” pungkas Daniel.












