Daerah  

Kalaksa BPBD Sulbar Silaturahmi dengan Wakil Bupati Majene, Perkuat Dukungan terhadap Proyek Perubahan DESTANA Berbasis Kolaborasi

Kalaksa BPBD Sulbar Silaturahmi dengan Wakil Bupati Majene

MAJENE– Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya pengurangan risiko bencana di daerah, Kalaksa BPBD Sulawesi Barat Muhammad Yasir Fattah bersama Tim Efektif Proyek Perubahan (Proper) DESTANA (Desa Tangguh Bencana) Berbasis Kolaborasi melaksanakan silaturahmi sekaligus meminta testimoni dukungan dari Wakil Bupati Majene, Andi Ritamariani Basharoe, di Rumah Jabatan Wakil Bupati Majene, Senin (29/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kalaksa BPBD Sulbar menyampaikan perkembangan implementasi Proyek Perubahan DESTANA Berbasis Kolaborasi yang merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026. Program ini bertujuan membangun desa yang tangguh terhadap bencana melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas, dan masyarakat.

Baca Juga  Sinergi Kesbangpol Sulbar dan MUI: Perkuat Dakwah Menyejukkan dan Ketahanan Umat

Muhammad Yasir Fattah menjelaskan bahwa keberhasilan program DESTANA tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif seluruh pemangku kepentingan di daerah.

“Arahan Bapak Gubernur Sulawesi Barat adalah memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi bencana. Melalui DESTANA Berbasis Kolaborasi, kami ingin menghadirkan model pemberdayaan masyarakat yang melibatkan seluruh unsur sehingga desa mampu mengenali risiko, melakukan mitigasi, dan siap menghadapi potensi bencana,” ujar Yasir Fattah.

Baca Juga  Silaturahmi OKP, Ormas, Forkopimda Apresiasi Langkah PJ Gubernur Bahtiar Baharuddin

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Majene, Andi Ritamariani Basharoe, memberikan testimoni sekaligus menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang diinisiasi BPBD Sulawesi Barat.

Menurutnya, Proyek Perubahan DESTANA Berbasis Kolaborasi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana yang selama ini menjadi tantangan di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Majene.

Baca Juga  Stok Pangan Aman, Harga Stabil: Pemantauan Intensif Dilakukan di Mamuju

“Kami menyambut baik hadirnya DESTANA Berbasis Kolaborasi. Program ini menjadi inovasi yang sangat positif karena mengedepankan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam membangun desa yang tangguh terhadap bencana. Pemerintah Kabupaten Majene siap mendukung implementasi program ini demi meningkatkan keselamatan dan ketahanan masyarakat,” ungkap Andi Ritamariani dalam testimoninya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *