Satlantas Polres Majene Tindak Pelanggaran Lalu Lintas, Belasan Pengendara Terjaring

Kanit Turjawali Satlantas Polres Majene Bripka M Ishak melakukan penilangan pelanggaran lalulintas, Senin (8/7/2024)
Kanit Turjawali Satlantas Polres Majene Bripka M Ishak melakukan penilangan pelanggaran lalulintas, Senin (8/7/2024)

MAJENE-SOROTMAMMIS.COM- Dalam upaya mengurangi angka pelanggaran lalu lintas di jalan raya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majene semakin intensif melaksanakan penindakan terhadap para pelanggar.

Kali ini, kegiatan penindakan tersebut dilaksanakan di jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Jl. Jend. Sudirman, dan dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Satlantas, Bripka M. Ishak.

Kegiatan yang digelar Satlantas Polres Majene pada hari ini, senin (8/7/24), berhasil menjaring 18 pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Sebagai tindak lanjut, para pelanggar tersebut diberikan sanksi tilang. Selain itu, Satlantas Polres Majene juga menyita 12 kendaraan motor, 4 lembar SIM, dan 2 lembar STNK dari para pelanggar.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Banggae Kawal Pembagian Zakat fitrah dan Sembako

Bripka M. Ishak menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Baca Juga  AKBP Toni Sugadri: Jika Ada Anak Dibawah Umur Melanggar Lalin Ops Marano, Akan Melakukan Pembinaan dan Pemanggilan Orang Tua

“Kami akan terus melakukan operasi serupa di berbagai lokasi strategis untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan di wilayah hukum Polres Majene,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, membawa kelengkapan surat-surat kendaraan, serta menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya.

Baca Juga  Ini Penekanan Wakapolres Majene Saat Pimpin Apel Pengamanan Malam Takbiran di Mapolres Majene

“Keselamatan adalah prioritas utama, dan kami berharap masyarakat dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam menciptakan lingkungan berkendara yang aman dan tertib,” tambah Bripka M. Ishak.

Dengan adanya penindakan yang lebih tegas dan teratur, diharapkan dapat tercipta budaya berlalu lintas yang lebih baik dan disiplin di kalangan pengendara, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat berkurang secara signifikan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *