Daerah  

UPTD BBTPH DTPHP Sulbar Bekali Klien Bapas Polewali Keterampilan Budidaya Hidroponik

UPTD BBTPH DTPHP Sulbar

POLEWALI – Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPTD BBTPH) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Bimbingan Kemandirian bagi Klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Polewali, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bapas Kelas II Polewali ini menjadi salah satu upaya membekali klien pemasyarakatan dengan keterampilan produktif sebagai bekal untuk kembali berintegrasi ke tengah masyarakat.

Bimbingan kemandirian tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis para klien, khususnya di bidang pertanian, sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan agar mampu membangun kemandirian ekonomi setelah menjalani masa pembinaan. Peserta kegiatan merupakan klien Bapas Kelas II Polewali yang sedang menjalani program Pembebasan Bersyarat atau Cuti Bersyarat, terutama mereka yang belum memiliki pekerjaan maupun membutuhkan keterampilan baru untuk menunjang kehidupan ke depan.

Baca Juga  MTQ Nasional XXXI Jawa Tengah, Karo Pemkesra Sulbar Hadiri Seminar Islam Internasional

Dalam kegiatan ini, UPTD BBTPH menghadirkan Muh. Rijal, sebagai fasilitator yang memberikan materi mengenai pengembangan budidaya tanaman secara hidroponik. Materi disampaikan dengan pendekatan praktis agar peserta dapat memahami dasar-dasar hidroponik, mulai dari pengenalan metode budidaya, pemanfaatan ruang terbatas, hingga peluang pengembangan usaha pertanian yang memiliki nilai ekonomi. Para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Kepala DTPHP Sulbar, Hamdani Hamdi, menyampaikan bahwa pengembangan keterampilan di bidang pertanian merupakan salah satu bentuk kontribusi sektor pertanian dalam membuka peluang kemandirian ekonomi bagi masyarakat, termasuk klien pemasyarakatan yang sedang mempersiapkan diri untuk kembali ke lingkungan sosial.

“Melalui kegiatan bimbingan kemandirian ini, kami berharap keterampilan budidaya tanaman, khususnya hidroponik, dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi para peserta untuk memulai kegiatan produktif dan membuka peluang usaha. Pertanian tidak hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membangun kemandirian, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Hamdani.

Baca Juga  Sekprov Tekankan Perencanaan Matang dalam Pengadaan Barang dan Jasa Sulbar

Sementara itu, Kepala UPTD BBTPH DTPHP Sulbar, Nasaruddin, menjelaskan bahwa UPTD BBTPH tidak hanya berfokus pada produksi benih tanaman pangan dan hortikultura yang bermutu, tetapi juga menjalankan fungsi pendampingan dan edukasi kepada masyarakat maupun lembaga pemerintah dalam pengembangan budidaya tanaman.

“Kami berkomitmen untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman kepada berbagai kelompok masyarakat. Hidroponik menjadi salah satu alternatif yang dapat dikembangkan karena memungkinkan masyarakat bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan terbatas. Kami berharap ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diterapkan secara mandiri dan dikembangkan menjadi kegiatan usaha yang produktif,” ungkap Nasaruddin.

Baca Juga  DKPPKB Sulbar dan DPRD Kolaborasi Perluas Cek Kesehatan Gratis, Sasar Masyarakat Desa dan Terpencil

Pelaksanaan kegiatan ini mencerminkan pentingnya sinergi antarlembaga pemerintah dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan. Kolaborasi antara UPTD BBTPH dan Bapas Kelas II Polewali diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para klien, tidak hanya dalam memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dalam membangun kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah menjalani pembinaan.

Melalui kegiatan bimbingan kemandirian ini, UPTD BBTPH DTPHP Sulbar berharap keterampilan budidaya hidroponik dapat menjadi salah satu pilihan usaha yang berkelanjutan bagi para peserta. Dengan bekal keterampilan, pendampingan, dan kemauan untuk terus belajar, para klien diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi serta berkontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *