Integrasi Data Pangan Realtime untuk Kendalikan inflasi, DiskominfoSS Sulbar Kembangkan Sistem SAPEDA

DiskominfoSS Sulbar Kembangkan Sistem SAPEDA

MAMUJU — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfoperss) Sulbar, mengembangkan Sistem Informasi SAPEDA berbasis integrasi data pangan pasar secara real-time dengan mengadopsi referensi sukses dari Pemprov DKI Jakarta.

Kepala Diskominfoperss Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar mengatakan, pengembangan sistem ini merupakan wujud komitmen Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam upaya pengendalian inflasi di daerah.

Baca Juga  Kezaliman Pemerintah, 2 Pegawai Kesehatan Di Mutasi Tidak Sesuai Prosedur Di Kabupaten Majene.

Ridwan menjelaskan, pengembangan sistem digital ini dirancang untuk menyajikan dashboard informasi harga bahan pokok yang akurat dan selalu diperbarui. Kehadiran data yang serba cepat ini diharapkan menjadi kompas bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan pengendalian inflasi secara tepat sasaran.

“Upaya kita adalah mendorong percepatan integrasi data informasi pangan langsung dari pasar-pasar tradisional di wilayah Sulbar ke dalam sistem terpadu tersebut,” kata Ridwan, usai melakukan kunjungan ke Pemprov DKI Jakarta, Kamis 23 Juli 2026.

Baca Juga  Penjual Di Pasar Sentral Majene Tak Tahan Lagi, Bau Sampah Menumpuk, Sungguh Terlalu

Selain itu, pihaknya juga mendorong pembenahan mendasar pada proses bisnis pengambilan data di lapangan. Langkah ini mencakup penataan ulang kerja para petugas pencatat harga (enumerator) demi menjamin kualitas data yang diolah.

Baca Juga  Siap Sambut Ramadan, Perkimtanhub Sulbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Dukung Safari Ramadan

“Dengan pembenahan di tingkat pencatatan lapangan hingga penyajian data digital, informasi harga komoditas yang disampaikan ke publik maupun dipakai oleh pembuat kebijakan benar-benar valid dan dapat diipertanggungjawabkan,” pungkasnya,. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *